GAME ENGINE (bag.1) INTRODUCTION

Posted: March 24, 2011 in tugas kampus

Wah,,..tidak terasa sudah harus menulis blog lagi. hhehe..   😀

Pada kesempatan kali ini saya akan mengangkat sebuah tema yang berjudul GAME ENGINE. Pada tema kali ini saya akan menjelaskan pengertian dari Game Engine, mengapa kita membutuhkan Game Engine dan teknologi apa saja yang diterapkan serta contoh aplikasi dari game engine itu sendiri. Baiklah,,saya akan mulai untuk mengulas itu semua……

Selamat menyimak!!!

APA SIH SEBENARNYA GAME ENGINE ITU???

Game engine adalah perangkat lunak yang dirancang untuk membuat dan mengembangkan video game. Fungsi utama yang diberikan oleh game engine meliputi rendering untuk 2D atau 3D graphic, collision detection, sound, scripting, animasi, artificial intelligence, networking, memory management, threading dan scene graph. Game engines memberikan perangkat untuk visual development dengan tambahan komponen perangkat lunak yang dapat dipakai berulang kali. Perangkat ini pada umumnya memberikan integrated development environment yang dapat mempermudah, serta mempercepat pengembangan game. Game engine juga sering disebut juga “Game Middleware”. Game Middleware adalah software yang didalamnya sudah terdapat elemen-elemen yang dibutuhkan oleh seorang game developer, kebanyakan dari game middleware memberikan fasilitas guna menunjang pengembangan game dengan mudah seperti graphics, sound dan Artificial intelligence.

MENGAPA KITA MEMBUTUHKAN GAME ENGINE???

Game Engine merupakan suatu sistem perangkat lunak yang didesain untuk membantu pembuatan dan pengembangan game. Mengapa game engine dibutuhkan? Berikut ini adalah tujuan penggunaan game engine beserta alasannya :

a. Mempermudah pembuatan bagian-bagian tertentu dalam game.

Pada setiap game, biasanya ada fungsi-fungsi yang mirip antara satu dengan yang lainnya. Contohnya fungsi collision detection, fungsi rendering, fungsi artifical intelligence. Karena dasar dari fungsi-fungsi tersebut sama, maka untuk mempermudah programmer, dasar-dasar semua fungsi tersebut langsung dibuat dalam game engine, dan programmer hanya tinggal menggunakan saja. Jika perlu memodifikasi lebih lanjut, setidaknya fungsi dasar sudah diterapkan dan akan mengurangi waktu yang digunakan untuk pengembangan secara keseluruhan.

b. Membagi-bagi pengembangan game menjadi modul-modul tertentu.

Karena pengembangan game harus dilakukan oleh pihak-pihak yang mungkin berbeda pekerjaannya, maka tugas game engine adalah membagi-bagikan tugas kepada pihak-pihak yang terlibat sesuai dengan modul-modul dasar yang umum ada pada pengembangan game. Dan modul-modul dasar ini biasanya dibuat agar mudah untuk diperluas atau ditambahkan (extensible), agar bisa mengakomodasi semua pihak yang terlibat di dalamnya.

c. Memudahkan kolaborasi antar pihak.

Banyaknya pihak yang terlibat di dalam pengembangan game, membuat komunikasi antar pihak menjadi sesuatu hal yang penting untuk menjaga kualitas dan laju pengembangan game tersebut. Game engine yang bagus biasanya memiliki fungsi agar komunikasi antar pihak yang terlibat juga diakomodasi di dalamnya.

Banyak orang yang mengira bahwa game engine yang harganya mahal. Tetapi kenyataannya tidak harus demikian. Memang banyak game yang sukses menggunakan game engine yang commercial dengan harga yang mahal seperti Assasin’s Creed dengan game engine-nya Anvil. Tetapi, saat ini juga banyak game engine yang bersifat open source dan bisa digunakan untuk membuat game dengan kualitas yang tinggi.

TEKNOLOGI APA SAJA YANG DITERAPKAN ???

Sebagai teknologi, game engine semakin matang dan menjadi lebih user-friendly, aplikasi mesin permainan telah diperluas dalam ruang lingkup, dan kini digunakan untuk permainan serius: visualisasi, pelatihan, kesehatan, dan simulasi militer aplikasi. Untuk memfasilitasi aksesibilitas, platform perangkat keras baru kini sedang ditargetkan oleh mesin permainan, termasuk ponsel.

Sebuah game tidak akan menjadi masterpiece, jika tidak ada game engine yang mampu memberikan visual yang mencengangkan. Game engine memberikan kemudahan dalam menciptakan konsep sebuah game yang akan di buat. Mulai dari sistem rendering, physics, arsitektur suara scripting, A.I, dan bahkan sistem networking. Game engine dapat dikatakan sebagai jiwa dari seluruh aspek sebuah game.

Game Engine terdiri dari 2 jenis, yaitu Game Engine Open Source atau Freeware Game Engine dan Game Engine Berbayar (komersial) atau Commercial Engines. Yang dapat terdiri dari:

Open source game engine

– Blender

– Golden T Game Engine (GTGE)

– DXFramework

– Ogre

– jMonkeyEngine (jME)

– Panda3D

– Sphere

dll.

Commercial engines/game engine berbayar (komersial):

– Alamo

– A.L.I.V.E

– BigWorld

– DXStudio

– Dunia Engine

– Euphoria

– GameStudio

– Jade Engine

– Jedi

– Medusa

– RPG Maker VX

– RPG Maker XP

– RPG Maker 2003

– RPG Maker 95

– Vision Engine

Beberapa mesin permainan hanya menyediakan waktu-nyata (real-time), bukan kemampuan render 3D dari beragam fungsi yang diperlukan oleh permainan. Mesin ini mengandalkan permainan pengembang untuk melaksanakan seluruh fungsi ini atau merakit dari komponen middleware permainan lainnya. Mesin jenis ini umumnya disebut sebagai “mesin grafis,” “mesin rendering,” atau “mesin 3D” bukannya yang lebih mencakup istilah “mesin permainan.” Namun, terminologi ini tidak konsisten digunakan sebagai banyak fitur lengkap mesin game 3D disebut hanya sebagai “mesin 3D.” Beberapa contoh dari mesin grafis adalah: RealmForge, Truevision3D, ogre, Crystal Space, Genesis3D, Irrlicht dan JMonkey Engine. Permainan modern atau mesin grafis umumnya memberikan adegan grafik, yang merupakan berorientasi objek representasi dari dunia permainan 3D yang sering menyederhanakan desain permainan dan dapat digunakan untuk rendering lebih efisien dari dunia maya yang luas.

CONTOH APLIKASI DARI GAME ENGINE

Berikut ini merupakan contoh open source game engine :

1. Cafu

Cafu merupakan software yang tidak hanya open source tetapi juga 100% free software, dengan lisensi GNU General Public License (GPLv3). Ditulis dalam bahasa C++, Cafu tidak hanya bisa digunakan untuk membuat game 3D, tetapi juga bisa digunakan untuk membuat aplikasi 3D lainnya.

 

 

 

 

 

 

2. Delta3D

Delta3D merupakan suatu game engine yang bersifat open source, yang tidak hanya cocok untuk membuat game 3D tetapi juga cocok untuk pembuatan training 3D, simulasi, visualisasi, edukasi, entertainment dan sebagainya. Hal ini dikarenakan Delta3D memiliki fitur-fitur yang bisa digunakan untuk pemodelan dan juga simulasi, seperti After Action Review (AAR), High Level Architecture (HLA), dan SCORM Learning Management System.

 

 

 

 

 

3. Panda3D

Panda3D merupakan game engine yang open source, dan bebas digunakan untuk tujuan apa saja, termasuk untuk proyek komersial. Dipelopori oleh kerjasama Universitas Carnegie Mellon dan Disney, game engine ini ditulis menggunakan bahasa pemrograman Python dan C++.

 

 

 

 

 

 

 

 

4. jMonkeyEngine

jMonkeyEngine merupakan open source game engine berlisensi BSD license, yang bisa digunakan untuk membuat game 3D. Game engine ini dibuat menggunakan bahasa pemrograman Java. Sudah mendukung OpenGL versi 2.0 ke atas, game engine ini sudah mencapai versi stabil jMonkeyEngine 3.0 saat ini.

 

 

 

 

 

 

5. Cube 2  : Sauerbraten

Sebenarnya Sauerbraten itu sendiri merupakan game First Person Shooter (FPS). Dan Cube 2 merupakan game enginenya. Game engine ini digunakan untuk membuat peta/geometri sendiri untuk digunakan dalam games. Bahkan, ada fitur untuk menambahkan bagian peta atau bentuk geometri secara dinamis saat masih di dalam games. Tentu saja, game engine ini berbasis open source.

Dari tampilan-tampilan gambar sebelumnya, bisa kita lihat bahwa untuk membuat aplikasi game yang berkualitas tinggi, tidak harus menggunakan game engine komersial dengan harga yang sangat mahal. Saat ini tersedia alternatif game engine yang bisa digunakan tanpa harus membayar harga/biaya yang mahal untuk mendapatkannya, bahkan ada yang 100% free.

 

 

referensi:
http://mievta.wordpress.com/
http://lebahputih.wordpress.com/komputer/
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6972572

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s