Pengertian MD5 dan SHA dalam KRIPTOGRAFI

Posted: March 24, 2011 in tugas kampus

pada mata kuliah SKK (sistem keamanan komputer) saya diminta untuk menjelaskan tentang MD5 dan SHA pada fungsi hash di kriptografi. sebelumnya saya akan sedikt membahas tentang apa yang diamksud dengan kriptografi. just check this one out😀 :

Kriptografi, secara umum adalah dan untuk menjaga kerahasiaan bruce SchneierApplied Cryptography. Selain pengertian tersebut terdapat pula pengertian ilmu yang mempelajari teknik-teknik yang berhubungan dengan Aspek keamanan informasi aspek keamanan informasi seperti Kerahasiaan data kerahasiaan dan Keabsahan data keabsahan dataIntegritas data integritas data, serta Autentikasi data autentikasi data A. Menezes, P. van Oorschot and S. Vanstone – Handbook of Applied Cryptography. Tidak semua aspek keamanan informasi ditangani oleh kriptografi.

Ada empat tujuan mendasar dari ilmu kriptografi ini yang juga merupakan aspek keamanan informasi yaitu :

  • Kerahasiaan, adalah layanan yang digunakan untuk menjaga isi dari informasi dari siapapun kecuali yang memiliki otoritas atau Kunci (kriptografi)kunci rahasia untuk membuka/mengupas informasi yang telah Enkripsi disandi.
  • Integritas data, adalah berhubungan dengan penjagaan dari perubahan data secara tidak sah. Untuk menjaga integritas data, sistem harus memiliki kemampuan untuk mendeteksi manipulasi data oleh pihak-pihak yang tidak berhak, antara lain penyisipan, penghapusan, dan pensubsitusian data lain kedalam data yang sebenarnya.
  • Autentikasi , adalah berhubungan dengan identifikasi/pengenalan, baik secara kesatuan sistem maupun informasi itu sendiri. Dua pihak yang saling berkomunikasi harus saling memperkenalkan diri. Informasi yang dikirimkan melalui kanal harus diautentikasi keaslian, isi datanya, waktu pengiriman, dan lain-lain.
  • Non-repudiasiatau penyangkalan adalah usaha untuk mencegah terjadinya penyangkalan terhadap pengiriman/terciptanya suatu informasi oleh yang mengirimkan/membuat.

Fungsi Hash Kriptografis

Fungsi hash Kriptografis adalah fungsi hash yang memiliki beberapa sifat keamanan tambahan sehingga dapat dipakai untuk tujuan keamanan data. Umumnya digunakan untuk keperluan autentikasi dan integritas data. Fungsi hash adalah fungsi yang secara efisien mengubah string input dengan panjang berhingga menjadi string output dengan panjang tetap yang disebut nilai hash.

Sifat-Sifat Fungsi Hash Kriptografi

  • Tahan preimej (Preimage resistant): bila diketahui nilai hash h maka sulit (secara komputasi tidak layak) untuk mendapatkan m dimana h = hash(m).
  • Tahan preimej kedua (Second preimage resistant): bila diketahui input m1 maka sulit mencari input m2 (tidak sama dengan m1) yang menyebabkan hash(m1) = hash(m2).
  • Tahan tumbukan (Collision-resistant): sulit mencari dua input berbeda m1 dan m2 yang menyebabkan hash(m1) = hash(m2)

Pengertian MD5:

Pengertian MD5 (Message-Digest algortihm 5) adalah fungsi hash kriptografik yang digunakan secara luas dengan hash value 128-bit (sumber: wikipedia). Password MD5 merupakan salah satu perlindungan kepada user dalam menggunakan fasilitas internet di dunia maya, terutama yang berhubungan dengan password, karena sebuah password adalah kunci yang sangat berharga bagi kita yang sering melakukan aktifitas di dunia maya, bisa kita bayangkan apabila seorang cracker mampu menjebol database website misalnya situs pemerintah yang sifatnya sangat rahasia kemudian cracker tersebut mencari bug dari situs targetnya dengan berbagai macam metode/teknik hacking (seperti : SQL Injection, Keylogger, Social Engineering, Trojan Horse, DDOS d.l.l) supaya cracker bisa menembus ke database dan mendapatkan password korbannya dalam bentuk hash, dan kalau berhasil mencuri passwordnya dalam bentuk hash yang totalnya berjumlah 32bit (contoh hash : fdf0ef0ea5c1620f77107f3f1047fb4c) maka dengan mudah password hash hasil encrypt MD5 tersebut tinggal di decrypt ke dalam bentuk plain text (teks biasa) dengan menggunakan tools/software yang bisa didownload gratis dari paman google maupun website penyedia layanan decrypt password hash MD5 ke password yang sebenarnya, dengan demikian secara otomatis sang cracker pun dengan leluasa melakukan semua  hal yang dia inginkan seperti mencuri data, merubah data, mengganti tampilan suatu website (Deface) dan bahkan ada yang hanya mendiamkannya saja karena maksud utamanya adalah untuk mengetes security dari situs targetnya saja dan untuk memenuhi rasa penasarannya  sampai dia bisa menembus database nya dan tidak berniat untuk merusak, setelah bisa ditembus databasenya ditinggalkan begitu saja , biasanya hal tersebut dilakukan oleh seorang hacker golongan putih (WhiteHat).

Sejarah singkat MD5 di mulai pada tahun 1991 yang didesain oleh Prof. Ronald Rivest dari universitas di Amerika Serikat yaitu MIT, Prof. Ronald Rivest mendesain MD5 karena telah ditemukan kelemahan pada MD4 yang ditemukan Hans Dobbertin. Pada Tahun 1996 Hans Dobbertin menemukan sebuah kerusakan/celah pada fungsi kompresi MD5, namun hal ini bukanlah serangan terhadap hash MD5 sepenuhnya, sehingga dia mengumumkan untuk para pengguna kriptografi menganjurkan supaya mengganti dengan WHIRLPOOL, SHA-1, atau RIPEMD-160.

Namun lambat laun MD5 sudah tidak bisa diandalkan lagi karena hash hasil encrypt MD5 mulai menampakkan kerusakannya dan sudah diketahui rahasia algoritma pada MD5, hal tersebut ditemukan kerusakannya pada tanggal 17 Agustus 2004 oleh Xiaoyun Wang, Dengguo Feng, Xuejia Lay dan Hongbo Yu, kalau dilihat dari namanya mereka berasal dari negri tirai bambu China,  sekedar info saja bahwa serangan yang mereka lakukan untuk bisa men-decrypt hash MD5 ke plain text hanya membutuhkan waktu satu jam saja, dengan menggunakan IBM P690 cluster.

Pengertian SHA

Secure hash algoritma merupakan slah satu algoritma fungsi hash yang di gunakan . SHA adalah fungsi hash satu-arah yang di buat oleh NIST dan di gunakan bersama DSS (digital signature standar). SHA didasarkan pada MD4 yang dibuat oleh Ronald L.Rivest . SHA di sebut aman (secure) karena di rancang sedimikian rupa sehingga secara komputasi tidak mungkin menemukan pesan yang berkoresponden dengan message di gest yang di brikan.

Langkah-langkah pada SHA-1 adalah sebagai berikut:

  1. 1. Melakukan padding terhadap pesan sehingga panjangnya adalah 448 modulus 512.
  2. 64 bit sisanya adalah representasi biner dari panjang pesan.
  3. Melakukan inisialisasi5 word buffer (160 bit)A, B, C, D, dan E dengan nilai A=67452301, B=efcdab89, C=98badcfe, D= 10325476, dan E=c3d2e1f0.
  4. Memproses pesan dalam blok-blok 16 word (512 bit) dengan ketentuan
    • Ekspansi 16 words menjadi 80 words dengan teknik mixing dan shifting.
    • Menggunakan 4 round dari 20 operasi bit pada blok pesan dan buffer.
    • Menambahkan output dengan input untuk mempeoleh nilai buffer yang baru
  5. Output nilai hash adalah nilai terakhir dari buffer.

Jadi intinya SHA-1 adalah suatu algoritma hash yang memetakan inputan string dengan panjang sembarang menjadi output dengan panjang tetap yaitu 160 bit.

demikianlah kurang lebih penjelasan artikel saya mengenai MD5 dan SHA pada fungsi hash. semoga bermanfaat bagi kita semua🙂.Aminnn.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s